Sherida refuse to be started

Posted in my first owned car on September 18, 2008 by erfanmk

Suddenly my car refuse to be started. I just want to use her because i need to go to shop. It have been a month that i do not use this car since Mira is going back to Jakarta for her post grade school, usualy sherida is used by her. I just warmed sherida up every morning but this car never actually used.

So i asked Tika to push it a bit, and thanks God it then started.

I think she only need to be used properly, I remember back then when i have a neighboor that never use their new car. The car only warmed up in the morning but rarely used, until the car is become antique. At the end they sold the car anyway.

my new web page

Posted in Uncategorized on May 2, 2008 by erfanmk

i just register my new web complete with its hosting. It’s named as www.inidio.com the page dedicatedly to be as blog only. The process of select the web page it already take one year or more, but then last night after quick browsing i decide to make and register web just straight away, no more postpone.

I find this web hosting that already offer the wordpress script installed _and i think this support will sufficient enough and the price also affordable_ so i just check their real office location and also the technical support contact.

It is rumahweb.com and their have the blog web program, so it just perfect. The registration process is quick, after signed in then i just received email notification about how to pay and how much. I select the m-banking method which is more practical _i do not physically go to ATM_ and after transfer the money i also sent the report to their office so they can follow up with the rest process.

I think the readiness of the webpage after they received the money is about 24 hours or more. But i can only hope that nothing trouble happen. Ok let see what happen, i will do closely report

Writer is not an easy job

Posted in My concience on May 1, 2008 by erfanmk

Well it makes me realize that every kind of job require a different expertise. Being a writer also the same thing. I’ve started to do my blog and then promise to my self that i will write regularly, at least one story every day.

But then as you already now, it is not easy as i thought. I seldom write on this blog, mainly because i think there is no “great” things to write or at least good enough to put in as story, or even worst that i do not have time to write something.

Later on i write whenever i feel like to write, no matter what subject or what kind of story that i had. I just write it. So it doesn’t have to be have a meaning, sometime it is just a sentence or even only word to be written.

So being writer is not and easy task, not even it try to be a writer is more difficult

Moral of story

Posted in My concience with tags , , , on April 29, 2008 by erfanmk

Setelah ditilang, ternyata ada pengalaman penting yang harus selalu diiingat jika bertemu polisi di jalan.

Pertama, jika ada polisi yang meminta anda untuk menepi terutama di waktu malam (apalagi jika jalan sepi) jangan pernah menepi atau memberhentikan kendaraan anda. Atau tepatnya jangan pernah berhenti dalam kondisi apapun. Kenapa? karena anda pasti akan salah, apa pun argumentasi anda tetap saja anda ada dipihak yang salah.

Kedua, jika keadaan mendesak dan memaksa anda untuk berhenti, misalnya mobil atau motor anda dipepet atau anda tidak bisa jalan karena terhalang kendaraan mereka, atau pun kendaraan anda tidak bisa ngebut atau anda khawatir akan keselamatan keluarga anda yang di dalam mobil. Berhentilah, tapi berusahalah untuk berhenti ditempat yang cukup terang (kalau malam) atau ditempat yang cukup ramai (banyak saksi)

Ketiga, Kalau anda sempat (untuk kondisi kedua) jalankan mobil atau tinggalkan saja setelah polisinya turun untuk menemui anda, tapi kalau tidak bisa juga tetaplah tenang dan selalu awasi kalau-kalau polisi menyelipkan sesuatu yang akan memberatkan kita (banyak kejadian yang menjebak, meletakkan obat atau ineks yang nantinya akan mereka jadikan barang bukti).

Keempat, tetap waspada dan lihat baik-baik (ingat kalau bisa difoto muka mereka) dan tanyakan nama, pangkat dan kantor mereka dimana (polda dan polres tidak sama kantornya), juga tanyakan nama rekan kerjanya, kalau mereka tanya buat apa, bilang saja untuk catatan, atau kalau mereka keberatan tanya saja apa masalahnya mereka tidak mau kasih nama.

Kelima, jika mereka ingin meminta surat-surat (SIM, STNK, KTP, dsb) coba untuk diperlihatkan saja dan tidak usah diberikan kepada mereka. Jika mereka memaksa untuk melihat dan memegang tanyakan dulu apa kira-kira kesalahan yang sudah disangkakan.

Keenam, Polisi yang benar akan memberikan peringatan dahulu kalau kita memang melakukan pelanggaran, polisi yang tidak benar akan langsung mengancam dengan memberi tilang. Ingat kalau mereka bilang akan menilang, 100% mereka pasti mau menerima suap.

Ketujuh, Jika anda memang tidak mau dipusingkan dengan urusan pengadilan dan segala tetek bengeknya, ajak saja berdamai, polisi yang tidak benar akan tidak malu-malu untuk tawar menawar. Jangan takut, mereka sudah tidak punya malu, jadi tawar saja serendah mungkin.

Kedelapan, Jika anda tidak sudi untuk memberi suap, mintalah slip biru untuk tanda bukti bahwa anda mengakui kesalahan anda, dan anda akan membayar dendanya langsung ke BRI, jangan pernah mau dikasih lembar merah (karena lembar merah merupakan bukti kalau anda akan mengikuti sidang pengadilan. Sidang pengadilan berarti anda diberi kesempatan untuk membela diri (yang sebenarnya tidak demikian adanya, pada saat sidang hakim akan langsung memberikan denda sesuai dengan kesalahan yang tertera disurat tilang). Tanyakan dengan jelas kesalahan apa yang disangkakan (biasanya polisi yang menilang hanya akan menulis pasal 12, 34 dst yang kita sendiri tidak tahu artinya, tanyakan apa artinya pasal yang disangkakan tersebut.

Kesembilan, Jika polisi yang menilang tetap ngotot untuk memberikan surat tilang lembar merah, ambil saja karena “it is just not worth it to jeopardize your life, for only just a few bucks” Ingat polisi yang korup lebih berbahaya dari kriminal biasa. Polisi korup punya lembaga yang membela dia, kriminal memang musuh masyarakat jadi kita pasti akan lebih waspada.

Kesepuluh, Ingatlah polisi tidak ada yang baik. Polisi baik tidak pernah mencari cara untuk mendapatkan mangsa atau pun menjebak orang biasa atau pun mengintimidasi. Jadi hindarilah sebisa mungkin untuk berurusan dengan polisi dalam situasi apa pun.

Btw, saya bukan pembenci polisi, saya bukan kriminal, saya hanya warganegara biasa yang dianiaya oleh oknum polisi yang membuat saya menjadi tambah tidak respek pada korps ini. Untuk dicatat saya tidak pernah merasa adanya polisi makin menenangkan, makin banyak polisi makin khawatir saya. Polisi tidak pernah menciptakan rasa aman, saya merasa bahkan polisi memberikan teror pada saya.

Kepada polisi-polisi baik, mudah-mudahan anda bisa tetap bisa menjaga kewarasan anda di dalam korps yang sangat korup. Pertahankan akal sehat dan hati nurani anda, ingat anda juga warganegara biasa yang juga bisa dituntut jika berlaku tidak adil. Dan pada semua polisi yang ada, ingatlah Saya tidak pernah takut pada anda, bahkan andalah yang harus takut karena saya orang bebas, saya dapat menulis apa saja tentang kebobrokan korps anda. Jika anda polisi yang korup, maka takutlah 

Slip merah surat tilang

Posted in My concience on April 29, 2008 by erfanmk

Ini buki otentik kalo surat tilang slip merah lebih sering digunakan polisi untuk menakut takuti orang, sehingga akhirnya mereka akan mengajak damai saja. Karena dengan slip merah si pelanggar akan direpotkan untuk datang ke pengadilan, buang waktu mengantri dan akhirnya juga kena jeratan mafia pengadilan tilang.

I’ve been there long time ago, and now it could be another time to face the evil. I am not afraid, i’m just furious because they don’t treat me a proper procedure.

 

 

Ditilang di bali

Posted in My concience with tags , , , , , on April 29, 2008 by erfanmk

Well, this is my true-real experience, i am not making this up. I will write in bahasa.

Malam itu sehabis pulang nonton “namaku dick” di galeri 21 simpang siur, saya bersama istri anak dan rio berjalan ke arah rumah. Tak ada yang istimewa, sampai di daerah jalan bypass diseberang DUA lighting, sebuah mobil polisi menghampiri dari arah kanan dan seorang polisi memberi kode untuk menepi. Dengan keheranan dan sambil mengecek apakah saya sudah pasang seatbelt dan juga istri saya sudah pakai seatbelt, dan saya yakin surat-surat saya juga lengkap, saya memutuskan untuk berhenti. Saya memarkirkan mobil tepat di depan warung mie Made Ramen.

Saat itu pukul 21.30 malam, hari senin tanggal 28 April 2008

Seorang polisi (namanya Aiptu Made Arnawa) menghampiri dari sisi sopir dan berkata, Malam pak, mesinnya tidak usah dimatikan, bapak ikut saya saja.

AMA : Bapak lihat lampu belakang mobil bapak mati semua

Gue : Yah… tadi siang masih nyala, barangkali karena mobil tua, jadi kadang nyala kadang mati (FYI, mobil saya itu charade 84, dengan lampu belakang yang punya penyakit kadang nyala kadang mati, teknisi dari daihatsu saja sudah nyerah, karena tidak tahu dimana yang korslet)

AMA : Ya, tapi bapak sudah melanggar, kan membahayakan pengemudi lain karena mobil bapak tidak kelihatan, orang bisa kecelakaan.

Gue : Oke, ya sudahlah memang lampunya mati pak (saya memang berniat untuk ikut prosedur saja, mau ngetest sejauh mana kebenaran kabar kalo polisi semuanya brengsek)

AMA : Bisa lihat SIM dan STNKnya

Gue : (sambil berfikir, dan mencari sim di dompet, stnk sudah saya serahkan karena ada di dompet kunci mobil) ini pak simnya

AMA : Bapak ikut saya ke mobil, saya akan ambil surat tilang.

Saya mengikuti AMA dan melihat ada teman polisi lainnya di bangku pengemudi pura-pura sibuk baca-baca lembar peraturan. Saya liat plat nomornya 54-1405 something tidak begitu jelas karena, lampu jalan tidak begitu jelas.

AMA : Bapak akan saya tilang dan harus mengikuti sidang tanggal 9 nanti

Gue : (berpikir… tanggal 9 berarti minggu depan), oke

AMA : Bapak ke mobil saya saja (rekan polisi lainnya yang tadi duduk dibagian sopir, tiba-tiba keluar dan pura-pura melihat buku dengan bantuan lampu depan mobilnya) terus bapak AMA masuk ke mobil dan duduk di bangku depan sebelah sopir)

…. saya agak bingung, karena saya merasa mereka seolah-olah memberikan isyarat bagi saya untuk masuk ke mobil mereka dan duduk di bagian sopirnya, saya berusaha untuk tidak masuk dan berjalan ke arah kursi bagian depan dan tetap berdiri diluar mobil….

AMA : Bapak namanya siapa???

Gue : Kan ada di sim pak, 

AMA : (sambil mencatat), alamat???

Gue : Sama dengan yang di sim

AMA : Umur???, biar cepat saja nih..

Gue : 38

Gue : Pelanggaran saya apa pak?

AMA : pasal 23 !!

Gue : apaan itu?

AMA : mengenai kelengkapan kendaraan bermotor

Gue : oke

AMA : Ini STNK yang saya tahan, anda boleh bawa SIMnya

Gue : Kenapa STNK, bawa saja SIMnya, saya perlu STNK karena yang bawa mobilnya bukan cuma saya

AMA : Ini surat tilang bisa sebagai pengganti STNK, nanti kalau ada pemeriksaan tunjukin saja surat tilangnya.

Gue : Gak pak, gak usah bapak bawa saja SIM saya, stnk saya perlu

AMA : Tapi di surat tilangnya sudah saya tulis kalau barang buktinya STNK

Gue : Ya di ganti saja, coret aja lagi, lagipula kenapa perlu STNK kan bapak hanya perlu tanda bukti saja

AMA : Baiklah, saya akan ganti

Tiba-tiba istri saya bicara dari mobil dan bilang “minta slip birunya saja” terus saya teringat saya pernah baca di internet tentang slip biru dan slip merah, yang intinya kalau ditilang dan mengaku salah minta saja slip biru dan bukan slip merah.

Gue : Bapak saya minta slip birunya saja

AMA : Lho buat apa?? slip biru sudah tidak ada lagi

Gue : Saya tidak mau pakai slip merah, saya mau slip biru saja

AMA : Bapak, slip biru sudah tidak digunakan lagi, terus kalaupun bapak dikasih slip biru nanti bayarnya mau dimana?

Gue : Ya kan ada di keterangannya saya harus bayar dimana (saya juga tidak tau gimana prosedurnya slip biru atau slip merah, yang saya cuma tau minta aja slip biru titik)

AMA : Bapak, kalau slip biru, bapak tidak bisa mengclaim balik uang bapak untuk bayar denda, kalau slip biru bapak harus bayar Rp 60 ribu dan kalau ternyata dendanya cuma 15rb bapak gak bisa minta balik yang 45rbnya. Kalau slip merah bapak ke pengadilan dan bisa bilang ke hakim untuk terima atau tidak dendanya, jadi bapak hanya bayar sesuai pelanggaran bapak saja.

Gue: Ya, gak apa-apa urusan bayar biar saya saja, bapak gak perlu mikirin bisa tidaknya saya minta balik uang saya. Yang penting saya minta slip biru

Istri saya (yang tadinya saya minta untuk duduk di mobil saja) tiba tiba turun dan berjalan ke arah mobil dan berkata pada polisinys

IST : Bapak, kita minta slip birunya saja

AMA : Slip biru tidak ada, saya sudah memberikan yang slip merah

IST : Tidak mungkin pak, teman saya bilang slip biru pasti ada, dan dia bilang memang polisi tidak pernah mau memberikan slip biru kalau tidak diminta.

AMA : Teman kamu yang mana? emang siapa dia?

IST : Teman saya jurnalis, dia yang bilang, minta saja slip biru

AMA : memangnya kalau slip biru untuk apa, nanti bagaimana bayar dendanya

IST : Nanti tinggal bayar saja di ATM beres

AMA : hahaha… sudah tidak bisa bayar di ATM, slip biru sudah tidak digunakan lagi. Lagipula saya sudah perintahkan untuk ke pengadilan dan itu pake slip merah

IST : Pokoknya saya minta slip biru.

AMA : Tidak ada slip biru, saya sudah beri slip merah…. anda jangan ngotot. Emang anda mau melawan petugas, saya punya pistol saya bisa tembak kamu kalau perlu.

Istri saya tiba-tiba jatuh dan dia pingsan di pinggir trotoar, saya berteriak ke arah Rio untuk bantuin angkat dan pindahkan dia ke mobil.

Polisi tersebut tampak kebingungan dan hanya melihat saya bersama Rio yang sibuk menggotong balik istri saya ke mobil

Setelah meletakkan istri saya balik ke mobil, saya menemui lagi polisi tadi

Gue : Bapak, saya hanya minta slip birunya saja, bapak ada tidak di lembar tilangnya?

AMA : Ada, tapi lembar biru sudah tidak digunakan lagi, saya sudah kasih anda slip merah dan anda tidak usah memaksa saya

Gue : (….berpikir, si polisi tidak akan mungkin untuk menyerahkan slip biru, karena udah terlanjur ngotot…) Oke, bapak siapa namanya..

AMA : Ada tertulis di surat tilang

Gue : Iya, tapi saya tidak bisa baca

AMA : Arnawa, Made arnawa

Gue : Pangkatnya apa?

AMA : Aiptu, ada semua jelas di surat tilang itu

Gue : Oke, Polisi bukannya mengayom masyarakat, malah menteror.

AMA : Bapak tinggal datang saja ke pengadilan.

AMA : Saya hanya menegakkan aturan

Gue : Aturan??? bapak kalau mau tegakkan aturan, bukannya merazia orang tengah malam seperti ini dan cari-cari kesalahan orang

AMA : Bapak jangan coba-coba menghina petugas, bapak bisa saya tangkap.

Gue : speechless….. and stressful… (how come we fight with this kind of system)

Akhirnya, setelah gue telpon sama teman dan bilang masalahnya, dia anjurkan untuk biarkan saja diambil slip merahnya dan besok dia akan urus di kantor polisi.

Well, let see what happen.

I am not worry about going to the court, but i want a proper and correct procedure. If i have a right to receive this blue form why they do not want to give it????

 

Family and all for it

Posted in Family on April 26, 2008 by erfanmk

Family should come first. All your effort and works should be for the better of a family matters. You have to prioritize your needs. What is a purpose to have a big salary, a nice car and a big house if you can’t fulfill your family needs. Of course a sufficiency of materials is a good things, but immaterial aspects also need a same attentions.

First of all things what matter most for your family, such as a quality time together, a proper education or a good relationship, or all those things.

So no matter what you do, at least do it for a things that most important to your family and to you.

No problemo

Posted in my first owned car on April 25, 2008 by erfanmk

It is already 2 weeks after the knalpot welded. Yea i forgot to write it down, my car already spent about US$ 70 for welding the bottom part of the chasis, the supporting metal and at last the knalpot (i don’t know what it is called in english).

Now this car have run with no problem (of course there are still sound effect that diehard), at least i do not spend anymore expenses for this car. In a way this old car is very helpful, we do not get wet when it’s rain, and for a long distance, this car is more comfortable then motorbike.

Well hope this will last long, cross my finger

Preciously you

Posted in Uncategorized on April 23, 2008 by erfanmk

Bull headed, stubborn, headstrong, never listen to other people’s opinion, always think his/her opinion right. 

What’s wrong with that?

Nothing until certain point which is a matter between life and death

No one like to be sick

Sickness are certainty

We will get sick

Do not know when and where

Prepare or not sickness will happen

No need to be stubborn if this is about your health

Please be cooperative

You are precious

Do not wasted it

A lot of people will hurt

Especially me

Rp 30,000 ?

Posted in Uncategorized on April 20, 2008 by erfanmk

It is true that all the food taste good until you have to pay it. You know my beef burger cost? It is about Rp 30,000 which is US$ 3, i told you that is not cheap. The taste is standard compare the cost.

Yay… i need to be careful next day, this free wifi already cost me about Rp 50,000 (include a drink). Well it is already 1 am now but i’ve not receive any sms from naomi to tell that she already done or not.

I can asked her to meet me in here but that is meant that i and her need to got back to hotel where i park the car. I am not finish downloading all this update, but i think i will stop it if naomi sms me. Maybe another time i can resume all this update.